JABAROKE.COM– Kegiatan Safari Ramadan Kemenag Kab. Pangandaran telah memasuki hari keempat. Kali ini yang menjadi tuan rumah Kecamatan Parigi, setelah sebelumnya dilaksanakan di Cigugur, Langkaplancar, dan Mangunjaya.
Pelaksana harian Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pangandaran H. Ujang Sutaryat menguraikan alasan yang melatarbelakangi dilaksanakannya kegiatan ini.
“Selain sebagai sarana silaturahim, kami juga ingin menghilangkan ego sektoral seksi,” ujar H. Ujang, Kamis (6/3/2023).
“Selama ini, para kepala madrasah dan guru hanya kenal dengan Kasi Penmad. Orang KUA hanya kenal dengan Kasi Bimas, demikian juga pontren dengan Kasi Pakis,” imbuhnya.
Selain itu, diharapkan melalui kegiatan Safari Ramadan ke setiap kecamatan agar terjalin koordinasi dan sinergi antara setiap ASN Kemenag di lingkungan Kankemenag Kab Pangandaran.
“Sering kami mengadakan pembinaan pegawai di tingkat kabupaten, namun kurang efektif, sehingga dilaksanakan kegiatan ini,” ujarnya.
Ia juga ingin mengingatkan bahwa ASN Kemenag terutama yang telah mendapatkan penghasilan bersumber dari anggaran negara agar dapat melaksanakan tugas pokok dan fungsinya dengan disiplin.
“Karena pelaksanaan kewajiban kita akan dipertanggungjawabkan di mahkamah rabbaniah,” tuturnya.
Memasuki tahun politik, ia berpesan pada ASN yang hadir untuk senantiasa menjaga netralitas.
“Jika ingin terjun ke dunia politik, maka harus keluar dari gerbong Kementerian Agama,” tegasnya.(RLS)



















